Apuda

He Yuan | 145 mins |China | 2011

Apuda merupakan seorang lelaki tengah baya yang memiliki sedikit keterbelakangan mental, memandang dunia dengan keluguan seperti anak kecil. Apuda hidup bersama ayahnya yang sangat menyayanginya. Selama bertahun-tahun ayah dan anak ini saling membutuhkan satu sama lain. Apuda menghabiskan seluruh waktunya untuk menemani ayahnya yang sakit, tanpa pernah meninggalkan ayahnya, memenuhi kebutuhan sang ayah dengan caranya sendiri, cara yang spesial. Dengan penuh kasih Apuda membantu sang ayah mandi dan berpakaian, menghidupkan rokok, merubah posisi tidurnya, bercerita tentang kabar terbaru tentang keluarga dan tetangga. Sementara Apuda mulai kesulitan menghadapi nafsu makan ayahnya yang berkurang, sang ayah dengan tenang menunggu kematiannya, sesuai legenda Naxi tentang masa percobaan sebelum seseorang meninggal.

Apuda is a slightly mentally disabled middle-aged man who approaches the world with childlike innocence. He lives with his elderly father who loves him dearly. Over the years, father and son have come to depend on each other. Apuda spends every minute of the day tending to his ailing father, never leaving his side, seeing to his every need and caring for him in his own, special way. He affectionately helps him dress and bathe, lights his cigarettes, turns him over in bed and chats about the latest news about family and neighbors. While Apuda becomes increasingly troubled by his father’s ominous lack of appetite, his father serenely awaits his fate, for Naxi legend tells of a period of trials before reaching the land of one’s ancestors.

Sabtu | 10 Desember 2011 | 13.00 | Societet